Pengertian FPB dan KPK Beserta Cara Mencarinya (Lengkap dengan Contoh Soal)
Daftar Isi
Matematika merupakan salah satu pelajaran dasar yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam matematika, terdapat konsep yang sering dipelajari di sekolah dasar hingga menengah yaitu FPB dan KPK. Kedua konsep ini sering digunakan untuk menyelesaikan berbagai soal yang berkaitan dengan bilangan.
Lalu sebenarnya apa pengertian FPB dan KPK serta bagaimana cara mencarinya? Artikel ini akan membahas secara lengkap mulai dari pengertian, rumus, hingga contoh soal agar lebih mudah dipahami.
Pengertian FPB
FPB adalah singkatan dari Faktor Persekutuan Terbesar.
FPB merupakan bilangan terbesar yang dapat membagi habis dua bilangan atau lebih secara bersamaan.
Contoh
Misalnya terdapat dua bilangan:
-
12
-
18
Faktor dari 12:
1, 2, 3, 4, 6, 12
Faktor dari 18:
1, 2, 3, 6, 9, 18
Faktor yang sama dari kedua bilangan tersebut adalah:
1, 2, 3, 6
Bilangan yang paling besar adalah 6, sehingga:
FPB dari 12 dan 18 adalah 6
Pengertian KPK
KPK adalah singkatan dari Kelipatan Persekutuan Terkecil.
KPK merupakan kelipatan terkecil yang sama dari dua bilangan atau lebih.
Contoh
Misalnya:
Bilangan 4 dan 6
Kelipatan 4:
4, 8, 12, 16, 20, 24
Kelipatan 6:
6, 12, 18, 24
Kelipatan yang sama adalah:
12, 24
Kelipatan yang paling kecil adalah 12, sehingga:
KPK dari 4 dan 6 adalah 12
Perbedaan FPB dan KPK
| FPB | KPK |
|---|---|
| Faktor Persekutuan Terbesar | Kelipatan Persekutuan Terkecil |
| Mencari faktor yang sama | Mencari kelipatan yang sama |
| Hasilnya biasanya lebih kecil | Hasilnya biasanya lebih besar |
| Digunakan untuk pembagian kelompok | Digunakan untuk menentukan waktu bersamaan |
Cara Mencari FPB
Ada beberapa cara untuk mencari FPB, di antaranya:
1. Menggunakan Daftar Faktor
Langkah-langkah:
-
Tentukan faktor dari setiap bilangan
-
Cari faktor yang sama
-
Pilih faktor terbesar
Contoh
Cari FPB dari 16 dan 24
Faktor 16:
1, 2, 4, 8, 16
Faktor 24:
1, 2, 3, 4, 6, 8, 12, 24
Faktor yang sama:
1, 2, 4, 8
Maka:
FPB = 8
2. Menggunakan Faktorisasi Prima
Cara ini lebih sering digunakan karena lebih cepat.
Langkah-langkah
-
Ubah bilangan menjadi faktorisasi prima
-
Pilih faktor prima yang sama
-
Ambil pangkat terkecil
-
Kalikan faktor tersebut
Contoh
Cari FPB dari 20 dan 30
Faktorisasi prima:
20 = 2² × 5
30 = 2 × 3 × 5
Faktor yang sama:
2 dan 5
Ambil pangkat terkecil:
2¹ × 5¹ = 10
Jadi:
FPB = 10
Cara Mencari KPK
1. Menggunakan Kelipatan
Langkah-langkah:
-
Tulis kelipatan setiap bilangan
-
Cari kelipatan yang sama
-
Pilih yang paling kecil
Contoh
KPK dari 3 dan 5
Kelipatan 3:
3, 6, 9, 12, 15
Kelipatan 5:
5, 10, 15
Kelipatan yang sama adalah 15
Jadi:
KPK = 15
2. Menggunakan Faktorisasi Prima
Langkah-langkah:
-
Tentukan faktorisasi prima
-
Ambil semua faktor prima
-
Pilih pangkat terbesar
-
Kalikan semuanya
Contoh
KPK dari 12 dan 18
Faktorisasi:
12 = 2² × 3
18 = 2 × 3²
Ambil pangkat terbesar:
2² × 3² = 4 × 9
Hasil:
KPK = 36
Contoh Soal FPB dan KPK
Contoh Soal 1
Tentukan FPB dari 24 dan 36
Faktorisasi prima:
24 = 2³ × 3
36 = 2² × 3²
Ambil faktor sama dengan pangkat terkecil:
2² × 3¹
= 4 × 3
= 12
Jadi:
FPB = 12
Contoh Soal 2
Tentukan KPK dari 8 dan 12
Faktorisasi prima:
8 = 2³
12 = 2² × 3
Ambil pangkat terbesar:
2³ × 3
= 8 × 3
= 24
Jadi:
KPK = 24
Manfaat FPB dan KPK dalam Kehidupan Sehari-hari
Konsep FPB dan KPK sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya:
1. Membagi Barang
Contoh: membagi permen atau hadiah agar jumlahnya sama rata.
2. Menentukan Jadwal Bersamaan
Contoh: menentukan kapan dua kegiatan yang berbeda akan terjadi pada waktu yang sama.
3. Mengelompokkan Barang
Misalnya mengelompokkan benda dalam jumlah tertentu.
Kesimpulan
FPB dan KPK merupakan konsep penting dalam matematika yang sering digunakan untuk menyelesaikan berbagai soal bilangan.
-
FPB (Faktor Persekutuan Terbesar) adalah faktor terbesar yang sama dari beberapa bilangan.
-
KPK (Kelipatan Persekutuan Terkecil) adalah kelipatan terkecil yang sama dari beberapa bilangan.
Cara mencari FPB dan KPK dapat dilakukan dengan:
-
Metode daftar faktor atau kelipatan
-
Metode faktorisasi prima
Dengan memahami konsep ini, kamu akan lebih mudah menyelesaikan soal matematika yang berkaitan dengan bilangan.