Menurut Brown dalam Nurgiyantoro (2001; 165) menyatakan bahwa kompetensi kebahasaan seseorang berhubungan dengan system bahasa, tentang struktur, kosa kata atau seluruh aspek kebahasaan serta bagaimana tiap aspek tersebut berhubungan (Brown, 1980 : 27-28) dalam Nurgiyantoro.

Kompetensi kebahasaan tersebut dapat mempengaruhi kemampuan dalam tindak berbahasa, baik yang bersifat reseptif maupun produktif.

Jenis tes kompetensi kebahasaan secara garis besar bisa dikelompokkan menjadi tes struktur dan kosa kata. Kedua aspek kebahasaan tersebut penting untuk dikuasai karena semua tindak berbahasa pada hakikatnya merupakan “pengoperasian” dari dua aspek kebahasaan itu. Dengan kompetensi kebahasaan maka seorang siswa akan mampu juga menggunakan bahasa itu untuk komunikasi sesuai dengan konteks ataupun situasinya.

Tags: kompetensi kebahasaan, tes kompetensi kebahasaan, kompetensi kebiasaan, tes kebahasaan adalah, struktur kebahasaan biografi, garis besar kebahasaan, tes kompertensi reseptif dan produktif, makalah tes kompetisi kebahasaan

Blogger Indonesia yang suka dengan wacana sosial kemasyarakatan, suka menulis tentang bahasa, sastra dan teknologi informasi. Follow my +Kang Bull, email, Twitter or my Facebook.

Mari berbagi pengetahuan dengan menyebarkan artikel ini melalui akun sosial, Facebook, Twitter, dan Google+ Anda. Kebiasaan kecil dan ringan tapi besar untuk menambah wawasan kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>