Definisi tentang guru yang telah diulas pada posting sebelumnya (Definisi Guru), sereasa tidak lengkap bila tidak ditambahkan dengan hal-hal yang harus dimiliki seorang guru (syarat-syarat guru). Karena tanpa memnuhi syarat-syarat tersebut, ibarat guru hanya mengandalkan nama saja, dan ujung-ujungnya timbul berbagai masalah dalam proses belajar mengajar, seperti tindakan kekerasan, tidak dilogis, dll. Bagi Anda yang ingin jadi guru, seyogyanya mendalami profesionalisme dan apa prasyarat yang harus dipenuhi oleh seorang guru.

Pada zaman sekarang ini setiap lembaga pendidikan memerlukan pendidikan yang berkualitas, sehingga masing-masing anak didik mendapat pendidikan dari pendidikan tersebut, yang memiliki kepribadian yang berbeda. Guru yang sekaligus sebagai pendidik disamping mengajar mempunyai pengaruh yang besar terhadap anak didik, baik pengaruh itu disadari atau tidak oleh sebab itu maka untuk menjadi seorang guru agama diperlukan adanya syarat-syarat yang dapat membantu keberhasilan pendidikan.

prasyarat seorang guru

Adapun syarat-syarat yang harus dimiliki oleh guru adalah:

  • Syarat formal
  • Syarat material
  • Syarat non formal.

Untuk lebih jelasnya, maka penulis uraikan sebagai berikut

 Syarat-Syarat Formal

  • Mempunyai ijazah guru
  • Harus sehat jasmani dan rohani

Berdasarkan hal-hal tersebut diatas agar menjadi guru agama yang baik, seorang guru harus mempunyai ijazah, sebab dengan begitu ia telah memiliki ilmu pengetahuan tentang keguruan. Disamping itu juga seorang guru harus sehat jasmani dan rohani sehingga dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.

Syarat Material

Yang dimaksud dengan syarat material yaitu:

  • Menguasai ilmu yang diajarkan
  • Mengerti ilmu jiwa
  • Mengerti ilmu dedaktif dan metodik.

Dari pendapat tersebut diatas, maka dapat penulis jelaskan bahwa setiap guru harus menguasai ilmu yang diajarkan, sebab hal itu dapat mempengaruhi pada penampilan guru dalam mengajar. Disamping itu menguasai bahan pelajaran tersebut. akan dapat menambah kesungguhan dan kecintaan terhadap tugas yang dilakukan sehingga pelajaran yang diajarkan tidak bersifat dangkal.

Hal ini sebagaimana dijelaskan berikut ini:

“Seorang guru harus sanggup menguasai bahan pelajaran yang diberikan serta memperdalam pengetahuan tentang itu, sehingga janganlah pelajaran yang diberikan itu bersifat dangkal, tidak melepaskan dahaga dan tidak mengenyangkan lapar”.

Selain hal tersebut diatas, seorang guru harus mengerti karakteristik kepribadian anak didiknya, seorang guru harus menguasai ilmu dedaktik dan metodik dengan menguasai ilmu ini seorang guru dapat menyampaikan bahan pelajaran dengan baik dan mengajarkannya dapat didasarkan atas prinsip kegiatan menyampaaikan bahan pelajaran, sebagaimana Surayal berikut:

“Dengan mengerti ilmu dedaktik seorang guru dapat mengerti cara siasat (strategi) menyampaikan bahan pelajaran tertarik dari suatu mata pelajaran agar siswa dapat mengetahui, menguasai dan mempergunakan bahan pelajaran tersebut dan memahami ilmu metodik berarti ilmu mengajar yang didasarkan atas prinsip-prinsip kegiatan menyampaikan bahan pelajaran dimiliki oleh siswa.·

 

Syarat Non Formal

  • Memiliki loyalitas pada pemerintah
  • Berakhlak mulia, taat melakukan ajaran agama
  • Mempunyai dedikasi terhadap tugas sebagai guru
  • Pemaaf
  • Harus peka terhadap tabiat murid
  • Harus mempunyai sifat terbuka.

Berdasarkan pendapat diatas, maka disini penuli mencoba menjelaskan syarat-syarat ini, setiap guru harus loyal terhadap pemerintah yaitu dalam arti guru harus berkepribadian bangsa Indonesia yang berdasarkan Pancasila. Demikian juga seorang guru agama, harus berakhlak mulia serta taat menjalankan ajaran-ajaran agama, karena tinglah laku guru harus mencerminkan tingkah laku yang berbudi luhur, terutama guru agama.


Referensi:

  • Athiyah al-Abrasyi, Dasar-Dasar Pokok Pendidikan Islam, (Jakarta: Bulan Bintang, 1984), hal. 70
  • Direktorat Jenderal Pembinaan Agama Islam, Bahan Penataran Guru Agama Islam, Op.Cit, hal. 1-2
  • Proyek Peningkatan Pada Sekolah Umum, Buku Pedoman Guru Agama Islam, Op.Cit, hal. 45-46
  • Proyek Peningkatan Pada Sekolah Umum, Buku Pedoman Guru Agama Islam, (Jakarta, 1982), hal. 43
  • Direktorat Jenderal Pembinaan Agama Islam, Bahan Penataran Guru Agama Islam, (Jakarta, 1981), hal. 159

Demikian ulasan saya mengenai prasyarat seorang guru. Memang untuk menjadi guru seseorang haruslah memiliki beberapa kriteria dasar agar dapat melakukan kewajibannya sebagai seorang guru dengan baik dan benar. Memang masih ditemukan tabiat oknum guru yang belum mencerminkan sesungguhnya menjadi seorang guru. Pada kabar-kabar hari ini masih sering ditemukan oknum guru yang bertindak asusila dan bertentangan dengan syarat dasar baginya yang harus menjaga moral dan akhlaqnya sendiri.

Tags: syarat menjadi seorang guru, Syarat syarat menjadi guru, syarat syarat menjadi seorang guru, Prinsip prinsip yang harus dipatuhi dalam menyampaikan pelajaran, Syarat pendidik terhadap pendidik, syarat seorang guru, syarat syarat guru sebagai pendidik, Syarat-syarat pendidik agama menurut Athiyah al-Abrasyi

Blogger Indonesia yang suka dengan wacana sosial kemasyarakatan, suka menulis tentang bahasa, sastra dan teknologi informasi. Follow my +Kang Hiz, email, Twitter or my Facebook.

Mari berbagi pengetahuan dengan menyebarkan artikel ini melalui akun sosial, Facebook, Twitter, dan Google+ Anda. Kebiasaan kecil dan ringan tapi besar untuk menambah wawasan kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>