Pendidikan Islam – Sudah baca artikel sebelumnya mengenai definisi pendidikan agama Islam? Pada artikel tersebut disuguhkan definisi pendidikan agama Islam menurut beberapa ahli seperti E. Mulyasa dan Taya Yusuf. Ditambahkan pula dengan karakteristik pendidika agama Islam. Pada kesempatan ini, untuk memperluas pengertian pendidikan agama Islam (PAI), kafeilmu akan menambahkan beberapa definisi menurut beberapa pakar dan ulama.

  1. Pendidikan Agama Islam menurut Ahmad Tafsir
  2. Pendidikan Agama Islam menurut Al Attas
  3. Pendidikan Agama Islam menurut Muhammad Yunus dan Qosim Bakri

Pendidikan Islam secara fundamental adalah berdasarkan Al-qur’an yang dengan keuniversalannya terbuka bagi setiap orang untuk mempelajari serta mengkritisinya. Segala bentuk usaha untuk mengkaji dan menampilkan gagasan-gagasan tentang konsep pendidikan Islam merupakan usaha positif. Hal ini karena agama Islam yang diwahyukan kepada Rasulullah s.a.w adalah mengandung implikasi pendidikan yang bertujuan menjadi rahmatan lil-alamin.

pengertian pendidikan islam

Setidaknya terdapat tiga istilah yang lazim digunakan dalam pendidikan Islam, yaitu al-Tarbiyat, al-Ta’lim dan al-Ta’dib.[1] Menurut Ahmad Tafsir sebagaimana dikutip oleh Prof. Dr. H. Jalaluddin kata tarbiyat mengandung arti memelihara, membesarkan dan mendidik yang didalamnya sudah termasuk mengandung makna mengajar atau allama.

Dari segi linguistik menurut Al-Attas istilah ilmu diterapkan dalam Islam mencakup keseluruhan hidup yang bersifat universal untuk menuntun hidup manusia menuju keselamatan. Sebagaimana dalam tulisannya: From the point of view of linguistic usage, we must see that the fact that the term ilm has been applied in Islam to encompass the totality of life – the spiritual, intellectual, religious, cultural, individual and social – means that its character is universal, and that it is necessary to guide man to his salvation.[2] Sedangkan kata ta’dib oleh Naquib al-Attas diartikan sebagai pendidikan untuk manusia.

Sedangkan menurut Muhammad Yunus dan Qosim Bakri dalam bukunya yang berjudul Kitabut Tarbiyat Wata’limi adalah: Pengertian pendidikan menurut istilah adalah: segala pengaruh yang dipilih yang bertujuan untuk membantu siswa dalam rangka meningkatkan jasmani dan rohani serta akhlak (tingkah laku) sehingga sampai pada tujuan yang sempurna.[3]

Sementara menurut beberapa pakar, pendidikan Islam sendiri diartikan di antaranya:

PAI menurut Achmadi

“Pendidikan Islam adalah sebagai usaha untuk memelihara dan mengembangkan fitrah manusia serta sumber daya insani yang ada padanya menuju manusia seutuhnya (insan kamil) sesuai dengan norma Islam”.[4]

PAI Menurut Abdurrahman an-Nahlawi

“Pendidikan Islam adalah pendidikan yang mengantarkan manusia pada perilaku dan perbuatan manusia yang berpedoman pada syari’at Allah SWT”.[5]

PAI Menurut Drs. Ahmad D. Marimba

“Pendidikan Islam adalah bimbingan jasmani dan rohani berdasarkan hukum-hukum agama Islam munuju terbentuknya kepribadian utama menurut ukuran-ukuran Islam”.[6] Dari beberapa pengertian pendidikan Islam di atas dapat kita pahami bahwa proses kependidikan merupakan rangkaian usaha membimbing, mengarahkan potensi hidup manusia, berupa kemampuan belajar. Sehingga terjadi perubahan di dalam kehidupan pribadinya sebagai mahluk individual dan mahluk sosial serta dalam hubungannya dengan sekitar di mana ia hidup. Proses tersebut senantiasa di landasi oleh nilai-nilai ideal Islam yang melahirkan norma-norma syari’ah dan akhlakul karimah untuk mempersiapkan kehidupan dunia akherat.

Referensi:

  1. Prof.DR. H. Jalaluddin, Teologi Pendidikan, ( Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2001) hlm.70
  2. Syed Muhammad Al Naquib Al Attas, Aims And Objectives Of Islamic Education, ( Jeddah: King Abdulazis University,1979),hlm.37
  3. Muhammad Yunus Dfan Qosim Bakri, Kitabut Tarbiyah Wa Talimi
  4. Achmadi, Islam Sebagai Paradigma Ilmu Pendidikan, ( Yogyakarta: Aditya Media, 1992) hlm.20
  5. Abdurrahman An Nahlawi, Pendidikan Islam Di Sumah, Sekolah Dan Masyarakat,(terj) shihabuddin: Gema Insani Press, 1995) hlm.26
  6. Ahmad D Marimba, Pengantar Filsafat Pendidikan Islam, ( Bandung: PT. Al maarif,1974)hlm.23

Demikian sedikit tambahan mengenai definisi dan pengertian pendidikan agama Islam. Semoga dapat menambah wawasan dan semakin memperdalam keilmuan kita pada pendidikan agama Islam. Jangan lupa pula memahami landasan pendidikan Islam pada posting lalu. Selamat berkarya!

Tags: pengertian pendidikan islam menurut para ahli, tujuan pendidikan islam footnote, pendidikan islam menurut ahmad d marimba, manusia dalam pendidikan islam dengan footnote, makalah pengertian pendidikan islam pakai foot note, pengertian pai pdf ada footnotes, pengertian pendidikan agama islam sesuai footnot, pengertian pendidikan agama islam di mts pdf ada footnotenya

Blogger Indonesia yang suka dengan wacana sosial kemasyarakatan, suka menulis tentang bahasa, sastra dan teknologi informasi. Follow my +Kang Bull, email, Twitter or my Facebook.

Mari berbagi pengetahuan dengan menyebarkan artikel ini melalui akun sosial, Facebook, Twitter, dan Google+ Anda. Kebiasaan kecil dan ringan tapi besar untuk menambah wawasan kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>