Karena banyaknya pencarian tentang paragraf, seperti;

  1. pengertian paragraf eksposisi
  2. pengertian paragraf deduktif beserta contoh
  3. contoh karangan paragraf eksposisi
  4. macam macam paragraf deduktif
  5. pengertian paragraf induktif

Saya posting satu artikel khusus mengenai paragraf eksposisi. Untuk tema paragraf yang lain mungkin pada posting-posting yang akan datang.

Paragraf Eksposisi

Menulis karangan dan artikel eksposisi sangatlah menarik, karena berisi informasi. Pembaca atau pendengar (bila kita menceritakannya) menyadari pentingnya sebuah informasi, karena penyuguhan tulisan kita ditulis dengan gaya penulisan eksposisi.

Keyword: Eksposisi merupakan sebuah paparan atau penjelasan

Paragraf eksposisi dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti; apakah itu? Dari mana asalnya?

Definisi Paragraf Eksposisi

Pengertian paragraf eksposisi adalah karangan yang menyajikan sejumlah pengetahuan atau informasi. Tujuannya, pembaca mendapat pengetahuan atau informasi yang sejelas – jelasnya.

Contoh yang termasuk dalam paragraf eksposisi adalah segala jenis laporan

Jenis-Jenis Paragraf Eksposisi

Ada beberapa jenis pengembangan dalam paragraf eksposisi, diantaranya adalah sebagai berikut;

  1. eksposisi definisi
  2. eksposisi proses
  3. eksposisi klasifikasi
  4. eksposisi ilustrasi (contoh)
  5. eksposisi perbandingan & pertentangan, dan
  6. eksposisi laporan

Mengenali Contoh-contoh Paragraf Eksposisi

 

Contoh Paragraf Eksposisi Definisi

Ozone therapy adalah pengobatan suatu penyakit dengan cara memasukkan oksigen ,urni dan ozon berenergi tinggi ke dalam tubuh melalui darah. Ozone therapy merupakan terapi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan, baik untuk menyembuhkan penyakit yang kita derita maupun sebagai pencegah penyakit.

Contoh Paragraf Eksposisi Klasifikasi

Pemerintah akan memberikan bantuan pembangunan rumah atau bangunan kepada korban gempa. Bantuan pembangunan rumah atau bangunan tersebut disesuaikan dengan tingkat kerusakannya. Warga yang rumahnya rusak ringan mendapat bantuan sekitar 10 juta. Warga yang rumahnya rusak sedang mendapat bantuan sekitar 20 juta. Warga yang rumahnya rusak berat mendapat bantuan sekitar 30 juta. Calon penerima bantuan tersebut ditentukan oleh aparat desa setempat dengan pengawasan dari pihak LSM.

Contoh Paragraf Eksposisi Proses

Pernahkan Anda menghadapi situasi tertentu dengan perasaan takut? Bagaimana cara mengatasinya? Di bawah ini ada lima jurus untuk mengatasi rasa takut tersebut. Pertama, persipakan diri Anda sebaik-baiknya bila menghadapi situasi atau suasana tertentu; kedua, pelajari sebaik-baiknya bila menghadapi situasi tersebut; ketiga, pupuk dan binalah rasa percaya diri; keempat, setelah timbul rasa percaya diri, pertebal keyakinan Anda; kelima, untuk menambah rasa percaya diri, kita harus menambah kecakapan atau keahlian melalui latihan atau belajar sungguh – sungguh.

Contoh Paragraf Eksposisi Ilustrasi

Sampai hari ke-8, bantuan untuk para korban gempa Yogyakarta belum merata. Hal ini terlihat di beberapa wilayah Bantul dan Jetis. Misalnya, di Desa Piyungan. Sampai saat ini, warga Desa Piyungan hanya makan singkong. Mereka mengambilnya dari beberapa kebun warga. Jika ada warga yang makan nasi, itu adalah sisa-sisa beras yang mereka kumpulkan di balik reruntuhan bangunan. Kondisi seperti ini menunjukkan bahwa bantuan pemerintah kurang merata.

Contoh 2

Menurut undang-undang ketenagakerjaan semua perusahaan diwajibkan menjamin keselamatan dan kesehatan setiap setiap tenaga kerjanya. Jam kerja para karyawan ditentukan. Biasanya 8 jam sehari. Tiga jam setelah bekerja, mereka diberikan kesempatan untuk istirahat selama lebih kurang 15 menit. Waktu istirahat digunakan untuk minum dan menikmati makanan kecil. Selelah itu mereka bekerja kembali. Selain itu, para pekerja diwajibkan mengenakan masker, khususnya di tempat kerja yang berasap, berdebu, dan berbau.

Contoh Paragraf Eksposisi Perbandingan / Pertentangan

Pasca gempa dengan kekuatan 5,9 skala richter, sebagian Yogyakarta dan Jawa Tengah luluh lantak. Keadaan ini mengundang perhatian berbagai pihak. Bantuan pun berdatangan dari dalam dan luar negeri. Bantuan berbentuk makanan, obat-obatan, dan pakaian dipusatkan di beberapa tempat. Hal ini dimaksudkan agar pendistribusian bantuan tersebut lebih cepat. Tenaga medis dari daerah-daerah lain pun berdatangan. Mereka memberikan bantuan di beberapa rumah sakit dan tenda – tenda darurat.

Contoh Paragraf Eksposisi Laporan

Sebenarnya, bukan hanya ITS yang menawarkan rumah instan sehat untuk Aceh atau dikenal dengan Rumah ITS untuk Aceh (RI-A). Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman Departemen Pekerjaan Umum juga menawarkan “Risha” alias Rumah Instan Sederhana Sehat. Modelnya hampir sama, gampang dibongkar-pasang, bahkan motonya “Pagi Pesan, Sore Huni”. Bedanya, sistem struktur dan konstruksi Risha memungkinkan rumah ini berbentuk panggung. Harga Risha sedikit lebih mahal, Rp 20 juta untuk tipe 36. akan tetapi, usianya dapat mencapai 50 tahun karena komponen struktur memakai beton bertulang, diperkuat pelat baja di bagian sambungannya. Kekuatannya terhadap gempa juga telah diuji di laboratorium sampai zonasi enam.

Tema Yang Dapat Dikembangkan Menjadi Paragraf Eksposisi

Tujuan paragraf eksposisi adalah memaparkan atau menjelaskan sesuatu agar pengetahuan pembaca bertambah. Oleh karena itu, topik-topik yang dikembangkan dalam paragraf eksposisi berkaitan dengan penyampaian informasi.

Berikut ini contoh–contoh tema yang dapat dikembangkan menjadi sebuah paragraf eksposisi.

  1. Manfaat Jejaring Sosial Facebook
  2. Bagaimana perkembangan bisnis online di Indonesia
  3. Hal-hal yang menyebabkan pengeroposan tulang

Demikian penjelasan lengkap pengertian den definisi paragraf eksposisi. Telah disertakan pula jenis-jenis dan ciri-ciri paragraf eksposisi, beserta contoh-contohnya. Semoga sedikit ulasan ini dapat membantu para siswa dan Anda semua untuk mengetahui apa itu paragraf eksposisi?, serta menjadi bahan dalam penulisan artikel ilmiah dan kalimat paragraf eksposisi.

NB: artikel ini banyak mengambil dari referensi buku Airlangga

Tags: contoh paragraf eksposisi, paragraf eksposisi, contoh teks eksposisi, contoh eksposisi, contoh karangan eksposisi, contoh kalimat eksposisi, teks eksposisi, pengertian paragraf eksposisi

Blogger Indonesia yang suka dengan wacana sosial kemasyarakatan, suka menulis tentang bahasa, sastra dan teknologi informasi. Follow my +Kang Bull, email, Twitter or my Facebook.

Mari berbagi pengetahuan dengan menyebarkan artikel ini melalui akun sosial, Facebook, Twitter, dan Google+ Anda. Kebiasaan kecil dan ringan tapi besar untuk menambah wawasan kita.

23 thoughts on “Pengertian Paragraf Eksposisi Beserta Contoh

  1. Elisabeth

    Apakah contoh paragraf eksposisi proses dan ilustrasi di atas tidak tertukar? Sepertinya contoh paragraf eksposisi proses di atas lebih cocok untuk contoh paragraf eksposisi ilustrasi, begitu pun sebaliknya.

    Reply
    1. Kang Bull Post author

      Terimakasih saran dan diskusinya. Menurut saya untuk contoh wacana eksposisi ilustrasi masih sesuai karena adanya rincian penjelasan tambahan dari paparan sebelumnya. Begitu juga untuk contoh wacana eksposisi proses juga masih sesuai, karena di dalamnya mengandung penjelasan berupa urutan kejadian yang kronologis.

      Untuk memperjelas contoh wacana eksposisi ilustrasi, saya telah update contoh baru di atas. Terimakasih sudi berkunjung.

      Reply
  2. Elisabeth

    Menurut saya contoh pertama paragraf eksposisi ilustrasi di atas lebih sesuai untuk contoh eksposisi proses karena paragraf tersebut menjelaskan tentang proses (cara) mengatasi rasa takut. Untuk contoh paragraf eksposisi ilustrasi, bisa menggunakan contoh paragraf proses di atas atau sepertinya kita bisa juga menggunakan contoh paragraf analogi. :)

    Reply
    1. Kang Bull Post author

      Sepintas, memang contoh pertama eksposisi ilustrasi ada kesan sebuah urutan. Namun perlu diperhatikan bahwa penekanannya ada pada “lima jurus mengatasi rasa takut”, dan selanjutnya adalah keterangan yang menjelaskan hal itu. Penjelasan tersebut tidaklah bersifat kronologis tetapi bisa dilakukan secara acak sesuai kondisi pelaku.

      Bagaimana yang lain? Para pengunjung barangkali bisa menambahkan. Mari kita berdiskusi untuk memajukan bahasa tercinta kita. :)

      Reply
  3. Elisabeth

    Maaf, Kang Bull, saya kurang sependapat lagi. Menurut saya, contoh paragraf eksposisi ilustrasi di atas penekanannya sudah jelas yaitu cara mengatasi rasa takut. Kata kuncinya adalah “cara”. Paragraf tersebut jelas memaparkan tentang proses mengatasi rasa takut, bukan memaparkan ilustrasi atau contoh mengatasi rasa takut. Anda katakan tidak ada kronologis pada kalimat-kalimat penjelasnya, saya juga kurang sependapat dengan Anda. Jika melihat tiap-tiap kalimatnya, terdapat kohesi yang jelas yang menyatakan bahwa kalimat-kalimat tersebut saling berhubungan dan merupakan kelanjutan dari kalimat sebelumnya. Contoh paragaf proses di atas, menurut saya lebih sesuai untuk paragraf ilustrasi karena di dalamnya tidak ada pemaparan tentang proses melainkan memberikan penjelasan tentang contoh daerah yang belum mendapatkan bantuan. Kata kuncinya adalah “misalnya”. Komentar saya ini bukan untuk saling menjatuhkan ya, tapi sekadar berbagi dan berdiskusi tentang contoh paragraf eksposisi. Jangan sampai kita memberikan contoh yang tidak atau kurang sesuai sehingga menimbulkan kebingungan pada pembaca.

    Reply
    1. Kang Bull Post author

      Saya setuju, memang tidak ada yang perlu jatuh dan bangun di sini. Siapapun bisa berdiskusi, dan saya berusaha mengapresiasinya dengan baik.

      Saya setuju dengan alasan Ibu/Mba Elisabeth tentang kerancuan yang mungkin terjadi pada contoh paragraf “ilustrasi” dan “proses”. Pembaca dapat menelaahnya sebagaimana yang didiskusikan Ibu/Mba Elisabeth.

      Untuk sementara, dengan berpegang pada kata kunci “cara” pembaca dapat memasukkan contoh tersebut pada eksposisi proses. Yang kedua, dengan berpegang pada kata kunci “misalnya” pembaca dapat memasukkan contoh tersebut pada eksposisi ilustrasi. Posting sudah saya update.

      Mohon pembaca juga dapat memberikan contoh lain pada kolom komentar ya.
      Terimakasih koreksinya.

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>